Tahun Yubileum 2025 merupakan sebuah undangan rohani bagi kita untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan dan kembali menyadari siapa kita di hadapan Allah, kita adalah peziarah yang sedang berjalan. Dalam perjalanan ini, kita sering lelah, jatuh, bahkan kehilangan arah. Namun Yubileum mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan peziarah-Nya. Yubileum juga adalah waktu rahmat, waktu untuk bertobat, berdamai, dan memperbarui hidup. Kita diajak membuka hati untuk pengampunan, bukan hanya menerima belas kasih Allah, tetapi juga berani mengampuni sesama. Dalam pengampunan, rantai luka dipatahkan dan hidup baru mulai bertumbuh. Sebagai peziarah, kita tidak berjalan sendirian. Harapan menjadi nyata ketika diwujudkan dalam tindakan kasih yang sederhana namun tulus.

Misdinar atau sering dipanggil Putra Altar dan Putri Sakristi juga memaknai tahun rahmat Tuhan ini dengan bersama melakukan porta Sancta ke 9 Gereja di Keuskupan Agung Jakarta yang ditempuh dalam satu hari penuh. Sebelumnya anak-anak menerima sakramen rekonsiliasi di hari sebelumnya di Paroki St. Yohanes Bosco, kemudian tanggal 13 melakukan Ziarah ke Porta Sancta yang diawali dengan perayaan Ekaristi bersama di Paroki yang dipimpin oleh Pastor Paulus Rarasta Anggara SDB. Setelah misa langsung porta Sancta yang dimulai dari Paroki sendiri, Gereja St. Yohanes Bosco (dekenat Utara), lalu ke paroki Alam Sutra ( Tangerang 2), paroki Pinang (Tangerang 1), Paroki Bojong Indah ( Barat 2), Paroki Slipi (Barat 1), Paroki Jalan Malang (Dekenat Pusat), Paroki Blok Q ( dekenat Selatan), Paroki Harapan Indah (Bekasi), dan Paroki Pulo Mas (dekenat Timur) lalu kembali ke Paroki St. Yohanes Bosco dengan penuh sukacita yang dipancarkan dari anak-anak peserta Ziarah. Sampai di Paroki Harapan Indah kami mengikuti misa Minggu Adven ke-3 kemudian dilanjutkan dengan doa porta Sancta dan lanjut ke paroki berikutnya.
Para Misdinar yang hadir adalah 100 orang, yang didampingi oleh Fr. Ambros sdb, Sr. Olvi FMA dan Sr. Teresa FMA dengan penuh sukacita dan rasa syukur mengikuti kegiatan dengan baik, kolaboratif dan dengan harapan penuh melayani Tuhan kembali dengan semangat yang baru. Tahun Yubileum 2025 mengingatkan kita bahwa tujuan perjalanan iman kita adalah perjumpaan dengan Allah sendiri. Selama kita terus melangkah bersama-Nya, setiap langkah, sekecil apa pun memiliki makna kekal. Semoga Rahmat Tahun Yubileum tetap menjadi kesempatan bagi kita semua untuk senantiasa mengalami kasih dan pengampunan dari Tuhan.
Sr. Olvy Inakii


