
Proses kehadiran Kongregasi Suster Puteri-Putri Maria Penolong Umat Kristiani (FMA) di Keuskupan Surabaya diawali pada bulan Juni 2023, ketika Pimpinan Provinsi FMA Timor Leste–Indonesia menerima undangan tertulis dari almarhum Uskup Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno, yang disampaikan melalui Pastor Andres Calleja, SDB. Menindaklanjuti undangan tersebut, Pimpinan Provinsi, Sr. Alma Castagna, FMA, bersama Ekonom Provinsi, Sr. Lanny Ganda, FMA, melakukan kunjungan resmi ke Surabaya. Rencana untuk bertemu langsung dengan almarhum Bapak Uskup tidak dapat terlaksana karena beliau sedang menjalani perawatan di luar kota. Namun demikian, kedua suster tetap mengadakan pertemuan dengan Pastor Andres serta perwakilan Yayasan Sekolah, Anastasia Emy Anggraini, dan sekaligus meninjau asrama serta rumah yang ditawarkan oleh seorang umat sebagai tempat tinggal sementara bagi para suster FMA.
Berdasarkan undangan tertulis tersebut dan hasil kunjungan lapangan, pada Juli 2023 Pimpinan Provinsi Sr. Alma Castagna, FMA mengajukan permohonan resmi kepada Pimpinan Umum FMA di Italia. Suster Pimpinan Umum, Sr. Chiara Cazzuola, FMA, melalui Sekretaris Dewannya, Sr. Maria Luisa Nicastro,FMA mengirimkan surat persetujuan yang menyatakan dukungan atas rencana kehadiran komunitas FMA di Keuskupan Surabaya, khususnya di Paroki St. Mikael, Tanjung Perak. Surat persetujuan tersebut kemudian diteruskan kepada Pastor Andres, bersama salinan undangan dari almarhum Uskup Sutikno serta surat balasan dari Pimpinan Provinsi FMA. Namun sebelum proses tersebut dapat diwujudkan, almarhum Uskup Sutikno berpulang ke rumah Bapa, sehingga realisasi kehadiran FMA harus ditunda hingga terpilihnya uskup baru.
Pada Februari 2025, dokumen-dokumen yang telah disusun sebelumnya kembali disampaikan melalui Pastor Andres kepada Uskup terpilih Surabaya, Yang Mulia Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo. Dengan hormat dan penuh pengharapan, kami para suster menyatakan kesiapan dan kerinduan kami untuk melayani umat di Keuskupan Surabaya, seraya berharap proses yang sempat tertunda dapat dilanjutkan kembali di bawah bimbingan Bapa Uskup yang baru.
Pada Juli 2025, Pimpinan Provinsi FMA yang baru, Sr. Evangelina Da Costa Xavier, FMA, setelah kunjungan kanonik di Komunitas Regina Pacis-Jakarta bersama Sr. Maria Fe Silva, FMA, berkesempatan bertemu langsung dengan Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, didampingi oleh Pater Hutrin. Dalam suasana penuh keramahan dan kebapaan, Bapak Uskup menyampaikan persetujuannya atas rencana kehadiran Kongregasi FMA di Keuskupan Surabaya dan menyambut baik pelayanan para suster, khususnya di Paroki St. Mikael, Tanjung Perak. Pada kesempatan tersebut, Bapak Uskup juga meminta agar dokumen-dokumen pendukung, termasuk kronologi resmi proses pengajuan kehadiran FMA, dilengkapi kembali sebagai arsip keuskupan.
Sebagai tindak lanjut dari permintaan tersebut, pada September 2025 Sr. Maria Fe Silva dan Sr. Theresia Katerina Tuto datang dari Jakarta untuk menyerahkan kembali berkas-berkas yang diminta, termasuk kronologi tertulis mengingat arsip sebelumnya tidak berhasil ditemukan. Kedatangan mereka telah dikoordinasikan sebelumnya dengan Pater Paulus Febrianto, yang menerima mereka setelah Perayaan Ekaristi di Katedral pada tanggal 24 September 2025. Selain menyerahkan dokumen, kedua suster juga melakukan koordinasi dengan Pastor Andres terkait tempat tinggal sementara bagi para suster yang kelak akan bertugas di Surabaya. Dengan penuh iman dan harapan, para suster menantikan dimulainya kehadiran resmi komunitas FMA di Keuskupan Surabaya pada Januari 2026.
Dengan demikian, rangkaian proses ini menggambarkan perjalanan panjang yang diwarnai doa, discernment, dan dukungan para gembala Gereja. Kongregasi FMA menyampaikan rasa syukur atas perhatian, kebijaksanaan, dan keterbukaan hati Bapak Uskup dalam menyambut rencana pelayanan ini. Dengan bimbingan serta restu beliau, para suster berharap dapat mengambil bagian dalam karya pastoral Keuskupan Surabaya, khususnya dalam pendampingan kaum muda dan umat di Paroki St. Mikael, Tanjung Perak, demi kemuliaan Allah dan keselamatan jiwa-jiwa. Dengan pertolongan Bunda Maria, Tuhan memberkati kehadiran Misi Salesian di Keuskupan Surabaya- Indonesia.

Sr. Olviana Ina kii, FMA


