
Kedatangan Suster disambut dengan pemakaian kain adat Sumba, ucapan selamat datang, tarian yang dibawakan oleh anak-anak asrama dan doa bersama di Kapel komunitas.
Suster mengawali kunjungan ini dengan konferensi di sore harinya, yang menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kanonik ini. Besoknya, adalah hari penuh rahmat bagi Suster dan keluarga besar FMA TIN, “Suster merayakan Hari Ulang Tahunnya”. Setelah mengikuti Perayaan Ekaristi di Paroki Sta. Elizabeth, Suster juga berkesempatan saling sapa dengan Pastor Paroki dan sebagian umat, dan diilanjutkan ke stasi Kadagu Tana, dimana Sr. Apol bertugas sebagai pelayan Liturgi Sabda.
Malamnya, komunitas dan asrama menyampaikan “salam ulang tahun” dengan lagu, tarian dan drama singkat tentang kisah hidup Madre Troncatti yang akan dikanonisasi bulan Oktober mendatang, dan peringatannya esok, yang mengingatkan bahwa Madre Troncatti adalah seorang Ibu, Misionaris dan wanita perdamaian dan rekonsiliasi, inilah jalan hidup yang telah ditempuhnya untuk menjadi orang kudus.
Dibeberapa hari berikutnya selain konferensi dengan membagikan tentang komunikasi sebagai kolaborasi dan menyalakan kembali semangat misionaris tentang perayaan 150 Ekspedisi Misionarus pertama FMA, pertemuan pribadi dengan para Suster dan renungan malam, Sr. Evangelina juga berkesempatan mengunjungi oratori FMA Dimu Kaka (salah satu stasi dan sekolah dimana ada Suster kita yang mengajar), anak-anak asrama, sekami, misdinar serta kaum muda “Kelompok Panggilan”. Dalam pertemuan ini, Suster menyemangati anak-anak dan kaum orang untuk berjalan bersama yang aktif melalui iman, misi dan pelayanan.
Bukan saja melihat hidup serta karya komunitas ini, Suster juga berkesempatan melihat dan menikmati keindahan alam di pantai Rate Nggaro sambil melangsungkan Lectio Divina dengan para Suster, karena alam terbuka sangat mendukung untuk merenung.
Dalam kunjungan ini komunitas merasakan kehadiran yang hangat dan membawa harapan serta memperbaharui, menyemangati dan mendukung kita untuk tetap hidup sesuai dengan Karisma Salesian di tengah realitas hidup dan karya komunitas ini.
Para Suster bersyukur untuk segala rahmat, kepercayaan dan pelukan Ibu yang telah hadir diantara kami sepekan ini dengan Perayaan Syukur dalam Ekaristi Kudus dan ungkapan terimakasih dengan lagu, tarian dan drama bertema harapan yang dibawakan oleh para Suster dan anak-anak asrama.
“Komunikasi adalah kolaborasi untuk terus berjalan dan bekerja sama sebagai peziarah harapan”.
Limpah terimakasih dari kami untuk Suster yang telah mengingatkan kami untuk tetap jadi “rumah” di tengah-tengah anak-anak dan kaum di tempat ini dengan setia pada komitmen hidup kami sebagai Salesian dan terbuka untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan mereka sesuai dengan semangat Injil.
Sr. Lestari FMA



